Scroll
About
Presentation
Project
Contact
27 Feb 2024

5 JENIS PENCAHAYAAN DALAM DESAIN INTERIOR


Dengan pemahaman yang mendalam tentang pencahayaan umum, tugas, aksentuasi, dekoratif, dan alami, seorang desainer dapat merencanakan pencahayaan yang optimal untuk memperjelas fungsi ruangan, menyoroti fitur interior yang menarik, serta menciptakan suasana yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi penghuni ruangan. Berikut beberapa jenis pencahayaan dalam desain interior.

1. Pencahayaan umum atau general lighting adalah fondasi dari desain pencahayaan interior yang efektif, karena mencakup seluruh ruangan dan memberikan cahaya yang merata untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Dalam ruang tamu misalnya lampu langit-langit atau lampu gantung besar sering digunakan sebagai sumber cahaya umum. Ketika merencanakan pencahayaan umum, penting untuk memperhatikan tinggi plafon ruangan. Di ruangan dengan plafon tinggi, lampu gantung yang mengarahkan cahaya ke bawah dapat menciptakan suasana yang hangat dan nyaman di sekitar area duduk, sementara di ruangan dengan plafon yang lebih rendah, lampu-langit-langit yang menyebar cahaya secara merata mungkin lebih cocok. Seleksi lampu yang tepat juga penting untuk menghindari cahaya yang terlalu terang atau redup, sehingga menciptakan suasana yang menyenangkan dan tidak mengganggu bagi penghuni ruangan. Dengan memahami peran penting pencahayaan umum, seorang desainer interior dapat menciptakan dasar yang solid untuk mencapai keseimbangan yang sempurna antara fungsi dan estetika dalam ruangan tersebut.

2. Pencahayaan tugas atau task lighting memegang peranan penting dalam desain interior karena dirancang khusus untuk memberikan cahaya yang fokus pada area kerja atau kegiatan tertentu. Misalnya, di sudut ruang kerja, lampu meja yang dipasang dengan cerdas dapat memberikan cahaya yang cukup untuk menunjang aktivitas seperti menulis atau menggunakan komputer dengan nyaman. Demikian pula lampu baca yang ditempatkan di samping kursi favorit untuk membaca buku dapat menghindari ketegangan mata dan memberikan cahaya yang tepat untuk memperjelas teks. Di dapur, lampu yang dipasang di atas area memasak sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan saat memasak makanan. Pentingnya pencahayaan tugas terletak pada kemampuannya untuk disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna ruangan.

3. Pencahayaan aksentuasi atau accent lighting adalah salah satu elemen kunci dalam menciptakan atmosfer yang memukau dalam desain interior. Fungsi utamanya adalah untuk menyoroti atau menekankan fitur interior yang ingin ditampilkan, seperti karya seni, koleksi, atau arsitektur unik. Ketika merancang pencahayaan aksentuasi, desainer harus mempertimbangkan karakteristik dan tujuan dari setiap fitur yang akan ditekankan, serta efek visual yang ingin dicapai. Misalnya di dalam sebuah galeri seni, lampu sorot yang dipasang di langit-langit dapat digunakan untuk menyoroti lukisan atau patung tertentu. Dengan mengatur pencahayaan aksentuasi yang tepat, desainer dapat menciptakan efek dramatis yang memperkuat keindahan dan detail dari setiap karya seni, sekaligus menarik perhatian pengunjung pada elemen-elemen yang paling penting. Pencahayaan aksentuasi yang dipasang dengan cermat tidak hanya memperkuat estetika ruangan, tetapi juga menambahkan kedalaman dan dimensi visual yang memikat.

4. Pencahayaan dekoratif atau decorative lighting tidak hanya sekadar sumber cahaya, tetapi juga merupakan elemen desain yang berperan penting dalam menciptakan atmosfer yang menarik dan memikat dalam ruangan. Fungsinya adalah untuk memberikan sentuhan estetika dan gaya yang unik pada desain interior. Dengan pencahayaan dekoratif yang tepat, sebuah ruangan dapat diubah dari sekadar tempat fungsional menjadi karya seni yang indah. Salah satu contoh yang paling umum dari pencahayaan dekoratif adalah lampu gantung dengan desain artistik. Lampu gantung ini sering menjadi titik fokus ruangan dan dapat menjadi pernyataan desain yang kuat. Dengan berbagai bentuk, ukuran, dan bahan yang tersedia, lampu gantung dapat disesuaikan dengan gaya dan tema ruangan, serta menambahkan sentuhan dramatis yang mempesona.

5. Pencahayaan alami atau natural lighting adalah elemen yang sangat penting dalam desain interior karena berasal dari sumber cahaya alami, seperti matahari. Kehadirannya membawa banyak manfaat yang signifikan tidak hanya bagi kesehatan dan kesejahteraan penghuni ruangan, tetapi juga bagi estetika dan atmosfer secara keseluruhan. Cahaya matahari mengandung sinar UV yang memiliki efek pembersihan udara alami, membantu menghilangkan kuman dan bakteri dalam ruangan, serta meningkatkan kualitas udara secara keseluruhan. Di samping itu, pencahayaan alami menciptakan suasana yang hangat dan nyaman, membantu memperbaiki suasana hati dan meningkatkan produktivitas. Untuk memaksimalkan manfaat pencahayaan alami, desainer interior dapat memilih desain yang memungkinkan banyaknya cahaya matahari masuk ke dalam ruangan. Jendela besar adalah pilihan yang sangat efektif karena memungkinkan cahaya matahari yang melimpah untuk masuk ke dalam ruangan, sementara pintu kaca geser atau atap kaca juga dapat digunakan untuk meningkatkan pencahayaan alami tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penggunaan material dan furnitur yang transparan atau reflektif juga dapat membantu memantulkan cahaya matahari ke seluruh ruangan, menciptakan efek penerangan alami yang lebih merata dan menyenangkan.


Chat us on whatsapp