Scroll
About
Presentation
Project
Contact
07 Jan 2019

5 Perbedaan Antara Desainer Interior Profesional dan Pemula


Banyak desainer interior yang bisa menjadi pilihan Anda, namun ada baiknya jika bisa lebih selektif dalam menentukan tujuan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Desainer interior ada yang profesional dan ada yang masih pemula. Sesuai pengalaman kami, keduanya akan berbeda dari sisi hasil desain dan mungkin juga harga.


Jika dan benar-benar serius ingin mewujudkan desain interior yang terbaik, sebaiknya pertimbangakan  terlebih dulu perbedaan antara desainer interior profesional dan pemula


1. Portofolio Project

Pemula atau sudah profesional seorang desainer bukan perkara usia muda atau tua, atau jam terbang. Anda bisa melihat dari beberapa portofolio yang telah dia buat.


Tak sedikit yang baru lulus kuliah pun punya portofolio yang mengagumkan karena pada masa kuliah di banyak mengerjakan project interior design.


Semakin sering mendesain dan banyak portofolio yang dihasilkan sudah bisa menjadi tolak ukur kualitas dari seorang desainer kategori Profesional atau pemula.  



2. Kualitas Hasil Rendering Desain

Jaman sekarang mendesain interior sudah menggunakan aplikasi komputer semua sehingga bisa menghasilkan visualisasi yang nyata.


Rendering adalah proses dari membangun gambar dari sebuah model (desain interior), melalui program komputer. Sebuah berkas adegan terdiri dari objek-objek dalam sebuah bahasa atau data struktur, bisa berupa geometri, sudut pandang, tekstur, dan pencahayaan yang tepat.


Semakin profesional seorang desainer maka hasil renderan bisa terlihat semakin nyata dan menawan layaknya real dalam sebuah ruangan interior asli, meskipun masih dalam tahap desain gambar visual hasil rendering.



3. Memahami Konsep dari Klien

Masalah yang sering terjadi dari pemula adalah kurang bisa memahami apa maksud dari konsep yang diinginkan klien. Beberapa klien tidak bisa menggambarkan secara detail sehingga seorang desainer mempunyai tugas untuk bisa memahami konsep yang dimaksud.

Baca : Pengertian dan Perbedaan Antara Arsitek dan Interior Designer

Desainer profesional karena lebih banyak project yang telah dikerjakan biasanya sudah biasa dan cepat dalam menangkap maksud klien kemudian tinggal dituangkan dalam visualisasi desain.



4. Pendekatan Gaya Desain

Bagi yang terbiasa melihat hasil desain ini sangat bisa menjadi perbandingan. Disini akan terlihat perbedaan antara desainer interior profesional dan pemula.


Pendekatan gaya desain interior pemula biasanya lebih suka membuat jenis gaya yang sedang ngetrend dan eye catching. Sedangkan profesional adalah model yang anti mainstream, eksklusif dan tetap eye catching. Saat dilihat pun akan berbeda gaya desain antara keduanya.


Sebagai contoh, seorang profesional bisa memadukan ornamen klasik dengan gaya scandinavian model kekinian, hal ini mungkin akan terasa aneh bagi seorang desainer pemula.



5. Tingkat Eksklusivitas Desain Interior

Eksklusif disini bukan sekedar mewah dan mahal, tetapi lebih pada hasil yang sangat unik, satu-satunya dan menggambarkan sang pemilik rumah.


Karakter pemilik hunian itu berbeda, tergantung tujuan desain interior dan anggaran biaya. Bagi orang-orang yang mempunyai niat sungguh-sungguh untuk mewujudkan desain interior hunian nya.


Tingkat eksklusivitas menjadi hal yang wajib bagi yang serius mewujudkan desain interior, rasanya sangat sayang jika membuat desain interior dengan biaya yang mahal namun rasanya tidak ada bedanya dengan rumah orang pada umumnya.


Biasanya yang mampu mewujudkan desain yang mempunyai tingkat eksklusivitas tinggi adalah desainer interior profesional.


Ingin tahu bagaimana hasil desain kami? cek Portofolio


Desain eksklusif hunian anda bersama Manna Interior


Chat us on whatsapp