Scroll
About
Presentation
Project
Contact
21 Sep 2018

Nilai-Nilai yang Ada Pada Seni Interior Design


Jika kita memiliki ketertarikan dengan interior design, artinya kita sudah memahami kebutuhan akan seni keindahan yang eksklusif. Dalam hal tata ruang bangun, masyarakat pada umumnya yang mengutamakan pada fungsi dan kenyamanan pada ruangan. Sebuah rumah atau apartemen misalnya, umumnya memiliki standar furnitur yang berfungsi dan nyaman digunakan, sedangkan desain interior lebih dari itu yaitu memiliki nilai antara lain:

1. Nilai Karakter dari Sang Pemilik


Setiap orang mempunyai karakter dan selera yang berbeda-beda, sehingga dalam mendesain tempat tinggal kita akan mengutamakan gaya yang paling sesuai dengan karakternya. Sebagai contoh, dari dua gaya yang berbeda antara classic dan modern, tidak ada perbedaan mana yang lebih baik, bagi Anda yang suka klasik ataupun modern akan tetap suka ketika menikmati gaya desain yang paling sesuai dengan karekter Anda.

Bagi arsitek desainer, mampu merancang desain dengan nilai-nilai karakter yang dimiliki oleh sang pemilik itu adalah tugas yang sangat penting. 

Baca juga : 7 Trend Interior Gaya Modern dan Minimalis untuk Hunian

2. Nilai Seni pada Ruangan

Desain bisa diterjemahkan sebagai seni, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetika, dan berbagai macam aspek lainnya dengan sumber data yang didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. 

Ruangan interior yang di desain mempunyai kelebihan dari sebuah seni yang mahal, dalam prosesnya lebih panjang dengan menggunakan sumber daya yang berpengalaman tentang estetika interior design yang indah. 

3. Menampilkan Ciri Khas yang Eksklusif

Jika kita mengamati desain publik area seperti kantor, restoran, atau cafee ada banyak yang mengedepankan desain seperti ciri khas dari warna dan kesan interiornya. Ciri inilah yang menjadi salah satu nilai bagi para pengunjung maupun penghuni sebuah ruangan publik. Karena itulah dalam mendesain membutuhkan perencanaan yang matang dalam menyesuaikan agar menjadi gaya desain interior yang eksklusif. 

4. Estetika yang Tinggi

Tujuan dari desain interior adalah untuk mewujudkan ruangan yang mempunyai estetika tinggi. Selain memenuhi fungsi di dalam ruang, interior design sangat mengutamakan kepentingan estetika. Ini adalah bagian yang tidak mudah dan membutuhkan pengalaman seorang arsitek. Biaya arsitek sepadan dengan kemampuannya dalam merancang dan mampu menampilkan nilai seni interior dengan estetika yang tinggi.

Baca juga : 7 Tips Memilih Warna yang Pas untuk Sebuah Ruang

5. Mempunyai Arti Penting 

Kita pasti paham bahwa setiap bahan hingga bentuk dalam desain interior mempunyai arti. Seperti pada batu granit dan bata ekspos yang mahal, setiap bentuk furniture, dan perpaduan warna bisa memberikan arti tersendiri sehingga seperti ada nyawanya. Contoh pada batu granit yang mengartikan kemawahan dan kekuatan yang sering digunakan untuk lantai, meja dan dinding. 

Manna Interior Design memahami nilai-nilai penting ini, semua harus menyatu dan dimiliki pada ruangan yang di desain.