

Desain kamar ini dibuat seperti private suite, bukan sekadar area tempat tidur. Di dalamnya ada area istirahat, sofa, coffee table, TV wall, hingga storage yang menyatu dengan interior. Pembagian ini membuat kamar terasa lebih lengkap dan nyaman untuk digunakan sepanjang hari, baik untuk beristirahat, menonton, membaca, atau menikmati waktu pribadi.

Kekuatan utama ruang ini ada pada pemilihan material yang berani: kayu gelap, panel tekstur, batu bernuansa natural, dan aksen metal yang tipis. Kombinasi ini memberi kesan maskulin, hangat, dan elegan. Warna coklat tua pada sofa dan headboard juga membuat ruang terasa lebih dalam, tetapi tetap seimbang karena ada tirai putih dan pencahayaan lembut yang menjaga ruangan tidak terasa terlalu berat.


Pencahayaan tidak dibuat terang merata, tetapi diarahkan untuk membangun suasana. Hidden light pada ceiling, lampu linear, dan backlight pada panel dinding membantu menonjolkan tekstur material secara halus. Ini yang membuat kamar terasa lebih refined. Namun konsep seperti ini harus dieksekusi dengan presisi, karena jika pencahayaannya terlalu kuning atau terlalu redup, ruang bisa terlihat berat dan kehilangan kesan elegannya.
